Kemaren mungkin cuman hari kemaren, yang menumpuk menjadi masa lalu, yang bisa kita tengok sekali-kali untuk sekedar mencari pelajaran ato jalan keluar. Tapi kemaren ini, bah, kemarin ini benar-benar hari yang aneh, bisa dibilang menyebalkan, menggairahkan, tapi intinya aneh.
Banyak SMS aneh masuk, banyak ucapan aneh terdengar, banyak perilaku aneh terlihat dan banyak pula adegan aneh yang tak bisa lepas dari pandangan ini. Emang, saya suka yang aneh-aneh, tapi ini sudah lebih aneh dari keanehan yang aneh-aneh dan membuat yang aneh menjadi merasa aneh. Hehe.
Apa ada yang salah dengan hidup saya kemaren? Perasaan biasa aja padahal. Bangun biasa, diawali dengan membuka kedua belah mata, kemudian baru bangun. Ritual pagipun berjalan dengan semestinya, tanpa campur tangan otak. Badan ini bergerak semaunya. Tapi why? why? hahaha, lebay.
Seseorang di sana masih kesal kepadaku dan tak kunjung memaafkan diriku, hiks hiks. SMS saya kemaren gak di balas, sakit men. Salah saya juga sih, hahahahaha, mengatakan sesuatu yang tidak baik, hehe. Tapi ini udah berlebih, apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan maafnya, apapun. Padahal belakangan ini dia sangat berarti bagi saya, seseorang yang bisa memberikan harapan untuk melalui detik-demi detik dalam hidup yang sedang berantakan ini. Yun, I'm sorry for the things I've said, I can not turn back time, but your forgiveness is the only thing I'm longing for, whatever it takes. Kemaren.
Belon lagi dapet SMS yang aneh, lumayan banyak lagi. Dan parahnya, banyak yang saya gak tau itu SMS dateng dari mana, dari negeri sebrang atau dari negeri antah berantah, yang pasti, saya gak tau. N jujur aja, beberapa SMS yang saya dapet sangat menyesakkan hati. Kemaren.
Saya baru menyadari satu hal, saya menyukai seseorang (lagi). Kemaren.
Dan sayapun menyadari satu hal, kalo cinta yang kuat dan sejati tidak akan pernah berubah. Kemaren.
Tapi kini, sebagai penutup dari hari kemaren, dan pembuka hari esok, Cinta Yang Sejati, kan kucari kau sampai ke nerakapun.
Banyak SMS aneh masuk, banyak ucapan aneh terdengar, banyak perilaku aneh terlihat dan banyak pula adegan aneh yang tak bisa lepas dari pandangan ini. Emang, saya suka yang aneh-aneh, tapi ini sudah lebih aneh dari keanehan yang aneh-aneh dan membuat yang aneh menjadi merasa aneh. Hehe.
Apa ada yang salah dengan hidup saya kemaren? Perasaan biasa aja padahal. Bangun biasa, diawali dengan membuka kedua belah mata, kemudian baru bangun. Ritual pagipun berjalan dengan semestinya, tanpa campur tangan otak. Badan ini bergerak semaunya. Tapi why? why? hahaha, lebay.
Seseorang di sana masih kesal kepadaku dan tak kunjung memaafkan diriku, hiks hiks. SMS saya kemaren gak di balas, sakit men. Salah saya juga sih, hahahahaha, mengatakan sesuatu yang tidak baik, hehe. Tapi ini udah berlebih, apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan maafnya, apapun. Padahal belakangan ini dia sangat berarti bagi saya, seseorang yang bisa memberikan harapan untuk melalui detik-demi detik dalam hidup yang sedang berantakan ini. Yun, I'm sorry for the things I've said, I can not turn back time, but your forgiveness is the only thing I'm longing for, whatever it takes. Kemaren.
Belon lagi dapet SMS yang aneh, lumayan banyak lagi. Dan parahnya, banyak yang saya gak tau itu SMS dateng dari mana, dari negeri sebrang atau dari negeri antah berantah, yang pasti, saya gak tau. N jujur aja, beberapa SMS yang saya dapet sangat menyesakkan hati. Kemaren.
Saya baru menyadari satu hal, saya menyukai seseorang (lagi). Kemaren.
Dan sayapun menyadari satu hal, kalo cinta yang kuat dan sejati tidak akan pernah berubah. Kemaren.
Tapi kini, sebagai penutup dari hari kemaren, dan pembuka hari esok, Cinta Yang Sejati, kan kucari kau sampai ke nerakapun.
